Suatu hari saya merenungkan, "Mengapa Tuhan menciptakan manusia yang dapat berbuat dosa/salah ", mengapa tidak menciptakan manusia yang tidak dapat berbuat salah, supaya tidak ada orang yang akan masuk keneraka.
Saya sering mendengar orang berkata, " Manusiakan tidak sempurna ", seperti sudah menjadi kepercayaan umum dan orang dengan mudah mengatakan bahwa manusia tidak sempurna.
Di Alkitab tertulis "Kejadian 1:31. Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik,.... "
Kemudian saya bertanya kepada Tuhan, karena saya tidak mengerti.
Kira-kira 1 bulan , kemudian Tuhan menjawab melalui satu kejadian.
Waktu itu saya melihat sebuah gelas di kamar mandi, tiba-tiba terlintas di pikiran saya bahwa:
Gelas yang indah dan sempurna itu adalah terbuat dari bahan gelas, jika terbuat dari metal atau bahan lain maka barang itu bukan gelas yang sempurna, tetapi jika gelas ini saya jatuhkan maka gelas ini akan pecah.
Jadi manusia yang sempurna adalah manusia yang dapat berbuat salah ataupun berbuat dosa(mempunyai kelemahan). Jadi manusia mempunyai kehendak bebas dan dapat membuat suatu pilihan.
Kemudian saya membayangkan, seandainya manusia tidak dapat berbuat salah atau dosa dan semuanya bisa (orang-orang berpendapat manusia sempurna adalah manusia yang bisa segalanya).
maka :
Manusia yang satu dengan yang lainnya tidak akan saling membutuhkan lagi, tinggal sendiri sendiri. Apa ini yang disebut dengan kesempurnaan?
Justru manusia yang sempurna adalah manusia yang mempunyai kelemahan, sehingga yang satu dengan yang lainnya, saling membutuhkan, saling membantu, saling sharing, saling mengasihi dll.
Terima kasih, God bless u all.
Des
26
27 Desember 2008 pukul 23.10
Halahh...
Mau ngejelasin tentang manusia sempurna aja dibikin susah...
Manusia sempurna itu, ya manusia yang nyari makanan kalo lagi laper, nyari minuman kalo lagi haus n nyari cewek gratisan buat ngeseks kalo lagi horny...!!!
Ngomong gitu aja susah...!!!
28 Desember 2008 pukul 08.29
Itukan pendapat manusia yang menyatakan manusia sempurna adalah manusia yang mempunyai dosa. Sempourna ya sempurna tanpa cacat, tanpa cela, bisa terbang, bisa tidur, bisa makan dan bisa macam2
11 Agustus 2011 pukul 04.36
Terima kasih buat teman Anonim yang telah mengsharekan pendapatnya, maksud saya adalah manusia yang sempurna adalah manusia yang dapat berbuat dosa, bukan manusia yang mempunyai dosa. Manusia dapat berbuat dosa tetapi kalau sang manusia tidak mau berbuat dosa juga bisa, itu adalah pilihan. Itu yang sangat menyenangkan hati Tuhan apabila kita dapat berbuat dosa tetapi kita tidak mau melakukannya karena sayang kepada Tuhan.
29 Desember 2018 pukul 18.26
Hi Friend!
If you have a moment, please take a look at my site: Windsor escorts Have a great day!
19 Januari 2019 pukul 15.04
Thank you for your excellent article.
san antonio escorts